Pages

Sabtu, 21 Mei 2011

Soal Bab 9-13

1) Jelaskan pertumbuhan ekonomi suatu negara menurut Simon Kuznets dan sebutkan komponen-komponennya!

Pertumbuhan ekonomi suatu negara di definisikan sebagai peningkatan kemampuan suatu negara untuk menyediakan barang-barang ekonomi penduduknya ; pertumbuhan kemampuan ini di sebabkan oleh kemajuan teknologi dan kelembagaan serta penyesuaian ideologi yang di butuhkannya.

Komponen-komponen :

1. Kenaikan output nasional secara terus menerus merupakan perwujudan dari pertumbuhan ekonomi dan kemampuan untuk menyediakan berbagai macam barang ekonomi merupakan tanda kematangan ekonomi

2. Kemajuan teknologi merupakan prasyarat bagi pertumbuhan ekonomi yang berkesinamnbungan namun belum merupakan syarat yang cukup

3. Penyesuaian kelembagaan, sikap, dan ideologi harus di lakukan. Inovasi teknologi tanpa di sertai inovasi sosial ibarat bola lampu tanpa aliran listrik. Potensi ada tetapi tanpa input yang melengkapi tidak akan berarti apa-apa

2) Kuznets memisahkan 6 karakterisitik dalam proses pertumbuhan ekonomi, sebutkan dan jelaskan!

§ Dua variabel ekonomi agregatif

1. Tingginya tingkat pertumbuhan output perkapita dan penduduk

2. Tingginya tingkat kenaikan produktivitas faktor produksi secara keseluruhan, terutama produktivitas tenaga kerja

§ Dua variabel transformasi struktural

3. Tingginya tingkat transformasi struktur ekonomi

4. Tingginya tingkat transformasi sosial dan ideologi

§ Dua faktor yang mempengaruhi meluasnya pertumbuhan ekonomi internasional

5. Kecenderungan negara maju secara ekonomis untuk menjangkau seluruh dunia

untuk mendapatkan pasar dan bahan baku

6. Pertumbuhan ekonomi ini hanya terbatas pada sepertiga populasi dunia

3) Sebutkan yang menjadi penyebab ketidakmerataan distribusi pendapatan di NSB menurut Irma Adelman dan Chynthia Taft Morris!

1. Pertambahan penduduk yang tinggi yang mengakibatkan menurunnya pendpatan perkapita

2. Inflasi dimana pendapatan uang bertambah tetapi tidak diikuti secara proporsional dengan pertambahan produksi barang-barang

3. Ketidakmerataan pembangunan antar daerah

4. Investasi yang sangat banyak dalam proyek-proyek yang pada modal sehingga presentase pendapatan modal dari harta bertambah besar di bandingkan dengan persentase pendapatan yang berasal dari kerja, sehingga pengangguran bertambah

5. Rendahnya mobilitas sosial

6. Pelaksanaan kebijaksanaan industri subtitusi impor yang mengakibatkan kenaikan harga-harga barang hasil industri untuk melindungi usaha-usaha golongan kapitalis

7. Memburuknya nilai tukar bagi NSB dalam perdagangan dengan negara-negara maju sebagai akibat ketidakelastisan permintaan negara-negara terhadap barang-barang ekspor NSB

8. Hancurnya industri-industri kerajinan rakyat seperti pertukangan, industri rumah tangga

4) Jelaskan apa penyebab kemiskinan dan jelaskan ukuran kemiskinan itu!

Masalah kemiskinan di kerenakan tidak mempunyai kemampuan, baik kemampuan dalam kepemilikan faktor produksi yang memadai sehingga tidak mendapatkan manfaat dari hasil proses pembangunan. Selain di timbulkan oleh hal yang sifatnya alamiah/kultural juga di sebabkan oleh miskinnya strategi dan kebijakan pembangunan yang ada.

Ukuran kemiskinan :

1. Kemiskinan absolut

Adalah kemiskinan yang di ukur dengan membandingkan tingkat pendapatan orang dengan tingkat pendapatan yang di butuhkan untuk memperoleh kebutuhan dasarnya.

2. Kemiskinan relatif

Konsep kemiskinan relatif ini bersifat dinamis sehingga kemiskinan akan selalu ada

5) Sebutkan indikator kemiskinan dan sebutkan macam-macamnya!

Konsumsi beras perkapita pertahun, tingkat pendapatan, tingkat kecukupan gizi, kebutuhan fisik minimua (KFM) dan tingkat kesejahteraan

6) Jelaskan cara-cara pemerintah untuk mengatasi atau mengurangi kemiskinan di suatu negara!

1. Pembangunan pertanian

Mengurangi kemiskinan perdesaan di hasilkan dari adanya revolusi teknologi dalam pertanian padi, termasuk pembangunan irigasi dan program pemerintah untuk meningkatkan produksi tanaman beras.

2. Pembangunan SDM

Perbaikan akses terhadap konsumsi pelayanan sosial (pendidikan, kesehatan, gizi) merupakan alat kebijakan penting dalam strategi pemerintah secara keseluruhan untuk mengurnagi kemiskinan.

3. Peranan lembaga swadaya masyarakat (LSM)

LSM bisa menaikkan peran yang lebih besar di dalam perancangan dan implementasi program penguangan kemiskinan.

7) Beberapa masalah pembangunan dalam negeri di sebabkan oleh beberapa faktor, sebutkan dan jelaskan!

Faktor dalam negeri

1. Faktor pertumbuhan penduduk

Dapat merupakan penghambat, karena :

Bisa mengakibatkan pengangguran, Produktivitas rendah, Jumlah pendapatan perkapita rendah, Hasrat berinvestasi rendah, Distribusi pendapatan semakin tidak merata komposisinya, Dapat menimbulkan urbanisasi, Kemampuan ekspor menurun timbul keinginan untuk impor.

Dapat merupakan pendorong pembangunan, karena :

Memungkinkan bertambahnya tenaga kerja, memperluas perkembangan pasar, peningkatan teknologi terutama teknologi bahan pangan

2. Faktor penghambat pembangunan dualisme

1. Dua keadaan yang berbeda : superior dan inferior

2. Kenyataan hidup perbedaan bersifat kronis dan bukan transisional

3. Derajat superioritas atau inferioritas terus meningkat

4. Ketertarikan antar unsur berpengaruh kecil

3. Lingkaran perangkap kemiskinan, yaitu suatu rangkaian-rangkaian kekuatan yang saling mempengaruhi satu sama lain sedemikian rupa sehingga menimbulkan keadaan dimana suatu negara akan tetap miskin dan akan mengalami banyak kesukaran untuk mencapai tingkat pembangunan yang lebih tinggi.

8) Jelaskan yang di maksud dengan konsep dualisme dan sebutkan unsur-unsurnya!

Dualisme merupakan suatu konsep yang sering di bicarakan dalam ekonomi pembangunan, terutama kalau kita membicarakan kondisi sosial ekonomi NSB.

4 pokok unsur :

1. Dua keadaan yang berbeda di mana sebagian bersifat superior dan lainnya bersifat inferior yang bisa hidup berdampingan pada ruang dan waktu yang sama.

2. Kenyataan hidup berdampingan itu bersifat kronis dan bukan transisional.

3. Derajat superioritas atau inferioritas itu tidak menunjukkan kecenderungan yang menurun, bahkan terus meningkat.

4. Keterkaitan antara unsur inferior dan unsur superior tersebut menunjukan bahwa keberadaan unsur superior tersebut hanya berpengaruh kecil sekali atau bahkan tidak berpengaruh sama sekali dalam mengangkat derajat unsur superior.

9) Apa yang di maksud dengan :

a. Dualisme teknologi, adalah suatu keadaan di mana di dalam suatu kegiatan ekonomi tertentu di gunakan teknik produksi dan organisasi produksi yang modern yang sangat berbeda dengan kegiatan ekonomi lainnya dan pada akhirnya akan mengakibatkan perbedaan tingkat produktivitas yang sangat besar.

b. Dualisme finansial, menunjukkan bahwa pasar uang di NSB dapat di pisahkan ke dalam 2 kelompok yaitu pasar uang yang memiliki organisasi yang baik dan pasar uang yang tidak terorganisir

c. Dualisme regional, adalah ketidakseimbangan tingkat pembangunan antar berbagai daerah dalam suatu negara.

10) Dalam pembangunan ekonomi daerah, di dasari oleh suatu teori yang di sebut teori pertumbuhan pembangunan daerah, jelaskan yang di maksud!

Pada hakekatnya, inti dari teori-teori pertumbuhan tersebut berkisar pada dua hal yaitu : pembahasan yang berkisar tentang metode dalam menganalisis perekonomian suatu daerah dan teori-teori yang membahas tentang faktor-faktor yang menentukan pertumbuhan ekonomi suatu daerah tertentu.

[+/-] Read More...

Jumat, 20 Mei 2011

Ketika Esok Menanti

Bayangan itu muncul kembali. Jantungku berdetak kencang. Kejadian 5 tahun yang lalu tak bisa aku lupakan. Seorang gadis belia berumur 16 tahun jatuh cinta dengan laki-laki jauh di atas umurnya 10 tahun. Ia terlahir dalam keluarga yang penuh aturan islam. Ia tumbuh menjadi gadis yang ta’at dan pintar. Hingga pada suatu saat ia jatuh cinta dan terpengaruh oleh pergaulan bebas. Ia hampir melakukan perbuatan keji, yaitu zina. Ia pun sudah membuat temannya meninggal.

Air mataku tak bisa berhenti mengalir. Semakin deras, dan nafasku terengah-engah. Subhanallah… aku sangat malu terhadap diriku sendiri. Kesucian itu hampir terenggut. Dan aku membuat temanku meninggal. Aku sudah menoreh tinta hitam. Kehormatan orangtuaku pun hilang.

Sejak kejadian itu, masjid dan tempat-tempat mengaji yang di dirikan oleh Ayah semakin sepi. Orang-orang selalu menggunjingku dan keluargaku. Teman-temankupun pergi. Tak ada lagi tempat berbagi untukku. Hingga pada suatu saat, dengan penuh kasih sayang dan kelapangan hati Ibu untuk memaafkanku, aku bangkit dan membuka kehidupan baru.

“Nia… bangun nak…” suara lembut Ibu membangunkanku. Ternyata aku tertidur dalam tangisku. Dengan sigap aku sunggingkan senyum. Aku selalu berusaha agar tidak pernah menangis di hadapan Ibu.

“Maaf bu.. aku tertidur mengerjakan tugas kuliah” aku terpaksa berbohong. “Ayah memanggilmu, katanya mau membicarakan kegiatan santri” Ucap Ibu.

Malam ini aku dan Ayah bermusyawarah untuk kegiatan para santri usia SMP dan SMA. Sejak kecil aku membantu Ayah mengajar para santri. Tapi sejak aku mengenal seorang laki-laki itu, aku selalu membantah Ayah. Walau orang-orang sampai sekarang tetap menilai buruk terhadapku, aku akan berusaha memperbaiki diri ini.

“Ayah, untuk program dua bulan kedepan kita akan tetap berwisata bersama wali murid para santri?” Tanya aku pada Ayah. “Iya nak, Ayah harap kamu mau memimpin acara itu”. Pinta Ayah dengan sangat berharap kepadaku. Aku terdiam. Para wali murid sangat membenciku, mereka bahkan tidak mau berbicara padaku kecuali itu terpaksa.

“Nia.. Ayah tahu ini sangat berat untukmu, tapi Ayah harap kamu bisa mengatasinya. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembalikan nama baik Majelis ini”. “Iya Ayah, aku akan berusaha”.

Setelah pembicaraan tadi dengan Ayah, aku terus memikirkannya. Tugasku pun belum terselesaikan. Bagaimana caranya para walimurid bersedia ikut dan mengizinkan para santri, sedangkan mereka sangat membenciku. “Nia.. apa yang kamu pikirkan?” tiba-tiba Ibu datang mengagetkanku. “Bu.. apa aku bisa membuat para walimurid menyetujui acara ini?”. “Jika kita berniat baik dan semata-mata ini hanya karena Allah, insyaallah Allah akan menolongmu”. “Buktikan pada mereka bahwa kamu berniat baik dan sekarang Nia sudah berubah”. “Iya bu.. insyaallah aku akan berusaha. Terimakasih bu”. Aku peluk Ibu dengan erat. Beliau selalu ada di sampingku walau aku sering menyakitinya. Maafkan aku bu..

***

Pagi ini begitu cerah, sengaja aku datang pagi untuk bertemu anak Ibu kantin di kampusku. Jika ada waktu kosong, aku selalu menyempatkan waktu untuk mengajar ngaji anak Ibu kantin. Ku telusuri jalan menuju kampus dengan menghafal murottal . “Nia.. tunggu aku!” teriak Zahra dibelakangku. “Kamu jalan cepat sekali, dari tadi aku panggil tidak menoleh”. “Maaf ya.. aku keasyikan menghafal murottal. Hehe”. Dengan wajah cemberut Zahra mengambil buku murottalnya dan lari meninggalkanku.

Zahra adalah sahabatku satu-satunya. Aku mengenalnya dua tahun yang lalu saat aku masih di tingkat dua. Saat itu aku sedang menangis di taman belakang kampus. Beberapa teman laki-laki ku mengejek dan menghinaku. Zahra datang menolong dan menghiburku. Ia berkata “Jangan selalu kamu tangisi hinaan mereka kepadamu. Hinaan mereka mungkin adalah sebuah rasa iri padamu, karena kamu bisa mendapatkan prestasi yang baik. Kuatkan hatimu, dan do’akan mereka agar sadar atas perbuatannya dan bisa menjadi lebih baik” nasihat Zahra akan selalu ku ingat. Sebelum mengenalku, kami memang sering berpapasan di perpustakaan, tapi aku tidak menyadarinya. Sejak saat itu Zahra dekat denganku dan akhirnya sampai sekarang menjadi sahabatku.

“Zahra… tunggu! Lucu deh kamu pura-pura ngambek” ledek aku. “Aku tidak bisa marah sama kamu” sahut Zahra dengan lembutnya. “Bagaimana kabar para santri sekarang? Sudah seminggu aku tidak membantumu mengajar” tanya Zahra. “Alhamdulillah para santri semakin rajin Za. Tapi jumlah para murid belum bertambah. Malah ada yang berhenti mengaji” jawab aku dengan sedih. “Kamu jangan pesimis, yakinlah Allah akan menolongmu”.

***

Sudah tiga jam aku menunggu dosen pembimbing sejak setelah aku mengajar tadi pagi. Dosenku tidak datang juga, padahal sore ini aku berjanji dengan Ayah untuk mengantarnya checkup ke rumah sakit. Ayah terkena vertigo yang cukup parah, bagian kepalanya sering sakit, terutama jika Ayah sedang ada masalah, hingga Ayah jatuh pingsan karena tidak bisa menahan rasa sakit. Dan akulah penyebab parahnya penyakit Ayah. Dulu, saat aku sedang pergi dengan seorang laki-laki di masa laluku, Ayah mencariku kemana-mana. Hingga menyebabkan Ayah jatuh pingsan dan kepalanya terbentur.

Setelah berjam-jam aku menunggu, Alhamdulillah dosen pembimbingku datang. Aku banyak berbincang dan berkonsultasi. Dan Alhamdulillah aku bisa secepatnya menyelesaikan skripsiku.

Dengan panik aku beranjak pulang. Tiba-tiba ada yang memanggilku, “Nia, sepertinya kamu sedang buru-buru. Ayo Ibu antar pulang. Kamu terlihat panik. Cepat masuk ke mobil”. “Terimakasih Ibu. Maaf saya telah merepotkan”. Dosen pembimbingku memang sangat tegas tetapi ia baik. Akupun banyak berkonsultasi dengannya, hingga masalah pribadipun.

***

Aku menunggu Ayah sedang di periksa oleh dokter. Aku lihat sekelilingku banyak sekali pasien yang mempunyai penyakit parah. Ada pula yang menangis kehilangan saudaranya yang meninggal. Aku sempat berpikir, bagaimana jadinya jika Ayah meninggalkanku. Astaghfirullah… dosa sekali aku berpikir seperti itu.

“Bagaimana hasilnya Ayah?” tanya aku. “Alhamdulillah kesehatan Ayah membaik. Ayo kita pulang”. “Alhamdulillah…”. Tak tahu mengapa, aku ingin sekali menggandeng tangan Ayah. Dan Ayahpun dengan tumbennya terus menggandengku dengan erat. Suasana ini sudah lama aku rindukan.

“Nia, insyaallah minggu depan akan ada tamu dari Surabaya. Dia dulu rekan kerja Ayah saat dinas, insyaallah ia akan di pindahkan bekerja di Jakarta dan akan membantu mengajar”. “Nia bersyukur sekali rekan Ayah mau membantu mengajar. Mudah-mudahan ia secepatnya ke sini ya Ayah”. Aku pandangi Ayah, sepertinya ada yang beliau sembunyikan dariku.

***

Ba’da maghrib masjid penuh dengan para santri yang mengaji. Satu persatu mereka berkumpul pada kelasnya masing-masing. Malam ini aku mengajar santri usia prasekolah. Aku bahagia sekali bersama para santri, aku bisa mengajar dan meningkatkan prestasi para santri serta mendidik mereka menjadi pribadi yang berakhlakul karimah. Inilah impianku.

“Kak Nia.. lihat itu ada Udztad baru” dengan ramai anak-anak menghampiriku. “Mana dik? Itu mungkin seseorang yang sedang bertamu” pikirku. Tak biasanya ada orang baru yang mengajar tanpa sepengetahuanku.

***

“Assalamu’alaikum…”. “Wa’alaikumsalam…” jawab keluargaku.

“Kebetulan kamu sudah pulang. Tamu kita dari Surabaya sudah datang” Ibu berkata dengan senangnya. Ternyata laki-laki itu yang mengajar ba’da maghrib tadi.

“Kenalkan Nia, ini rekan Ayah di Surabaya. Namanya Mas Ali”. “Insyaallah Mas Ali akan membantu mengurus para santri di sini” Ayah meperkenalkan aku dengannya. “Terimakasih Mas sudah berkenan membantu kami” ucapku.

***

Sejak perkenalan itu Mas Ali selalu membantu aku di Majelis Ta’lim. Ia mengajar para santri dan selalu mengantar Ayah checkup ke rumah sakit. Aku sangat bersyukur, kesehatan Ayah semakin membaik. Ayahpun memiliki rekan yang baik. Ia memajukan Majelis Ta’lim dan para santripun bertambah banyak.

“Mas Ali, insyaallah bulan depan Majelis Ta’lim di sini akan mengadakan acara wisata untuk para santri. Kami butuh bantuan Mas untuk mengurusnya acaranya” pintaku. “Insyaallah Mas akan bantu. Nia jangan sungkan-sungkan jika butuh bantuan Mas” ucap Mas Ali. “Terimakasih atas kebaikan Mas selama ini. Nia minta maaf terlalu banyak merepotkan dan mengganggu pekerjaan mas”. “Mas senang bisa mengajar di sini dan bersama anak-anak. Walau dengan ilmu yang sedikit, tapi kita bisa mengamalkannya” ucap Mas Ali dengan senyumnya.

Aku bersama Mas Ali dan pengurus santri yang lainnya mengadakan rapat dengan para wali murid. Hatiku tidak tenang, aku sangat takut para wali murid akan memarahiku. Kebencian mereka masih tersisa atas kesalahanku di masa lalu. Dan kegelisahanku membuat Mas Ali memperhatikanku “Ada apa Nia? Mengapa wajahmu pucat?” tanya Mas Ali. “Hanya sedikit lelah mas. Tapi Nia tidak apa-apa”. “Jika kamu sakit pulanglah. Biar Mas yang urus rapat ini”. “Jangan mas, ini tanggung jawab Nia” sahutku dengan ceria.

“Nia, apa kamu tidak punya malu untuk mengurus Majelis Ta’lim ini?!” teriak walimurid kepadaku. Ibu itu adalah orangtua temanku di SMA. “5 tahun yang lalu kamu sudah membuat anak saya meninggal! Karna dia selalu bermain dan pergi dengan kamu, anak saya kecelakaan! Harusnya kamu malu!”. Ucap Ibu itu dengan marah. “Saya minta maaf bu.. saya minta maaf” aku menangis dan ibu itupun menangis. Aku tidak bisa berkata apa-apa selain meminta maaf kepadanya.

“Nia… saya ingin sekali membenci kamu. Karena kamu anak saya meninggal.” “Tapi karena Ayah kamu begitu baik, saya tidak sampai hati terus menerus membencimu” ucap Ibu itu dengan tersedu-sedu. “Ibu.. mohon maafkan saya. Saya benar-benar menyesal, kejadian itu tanpa di sengaja”. “Mohon ampunlah kepada Allah nak. Kesalahanmu di masa lalu adalah pelajaran bagimu”. Ibu itu memelukku dan kami terus menerus menangis. “Terimakasih atas kebaikan ibu untuk memaafkan saya”.

***

2 bulan kemudian…

“Alhamdulillah skripsiku mendapat nilai A” ucapku kepada Zahra. “Alhamdulillah akupun mendapat A” sahut Zahra. “Ini semua adalah hasil dari ikhtiar dan tawakal kita dan atas izin Allah” ucap kami bebarengan. Dan kami tertawa bersama.

***

Rembulan bersinar penuh menampakkan cahayanya. Bintang-bintangpun seakan-akan berkelap kelip dengan indahnya. Aku sangat mensyukuri nikmat yang aku miliki sekarang.

“Langit malam ini sangat indah ya nak..” ucap ibu berada di sampingku. “Iya bu..”.

“Nia.. sudah saatnya kamu menikah. Apa kamu belum menaruh perasaan pada seorang pria saat ini?” tanya ibu dan membuatku kaget. “Ibu.. jujur, aku sangat malu dengan diriku ini. Apa aku masih pantas menikah bu? Pria mana yang mau menikahiku?” ucapku dengan tangis. “Nia.. setiap manusia mempunyai kesalahan dan masa lalu. Kamu sudah berusaha memperbaikinya dan berserah diri kepada Allah. Kamu seorang wanita yang baik..” Ibupun mengusap airmataku. “Ali seorang pria yang baik. Apa kamu tidak menyukainya?”. “Tapi bu.. Mas Ali terlalu baik untukku” tangisku semakin deras. “Ibu.. jika menurut Ibu dan Ayah ia baik untukku, insyaallah akan aku istikhorohkan. Aku akan pasrah kepada Allah dan membuat Ibu dan Ayah bahagia”.

***

Ya Allah.. labuhkanlah cinta ini hanya kepadamu. Satukanlah hamba dengan jodoh hamba dengan tujuan yang sama hanya untuk beribadah kepadamu. Dan jadikanlah jodoh hamba menjadi pemimpin yang baik dalam keluarga. Amiin…

Hari ini adalah pertemuan keluargaku dengan keluarga Mas Ali. Aku hanya bisa terdiam dan menundukan kepala. Tak berani aku melihat calaon suamiku, yaitu Mas Ali. Dan seminggu lagi aku akan sah menjadi istrinya.

“Barokallahulakum…”

“Barokallahulana…”

Adzan subuhpun segera tiba. Kami segera mengambil wudhu dan bergegas shalat berjama’ah di masjid. Kami menuju ke masjid dengan bergandeng tangan. Tangan kanan suamiku membawa dua buah Al-qur’an dan tangan kirinya menggandengku.

“Sayang…” panggil suamiku.

“Iya mas…” jawab aku.

“Di saat semua orang masih tertidur dengan pulasnya, kita sangat bersyukur bisa menunaikan ibadah walau pagi masih sangat gelap..”.

***

[+/-] Read More...

Minggu, 01 Mei 2011

Tugas Softskill 5 (Wawasan Nusantara)

Nama : Khusniana Pratiwi

NPM : 11209142

Kelas : 2EA14

Wawasan Nusantara

1) Pengertian Wawasan Nasional dan Wawasan Nusantara

Pengertian Wawasan Nasional

Secara umum wawasan nasional berarti cara pandang suatu bangsa tentang diri dan lingkungannya yang dijabarkan dari dasar falsafah dan sejarah bangsa itu sesuai dengan posisi dan kondisi geografi negaranya untuk mencapai tujuan atau cita-cita nasionalnya.

Pengertian Wawasan Nusantara

  • Menurut prof. Dr. Wan usman (Ketua Program S-2PKN – UI )

Wawasan nusantara adalah cara pandang bangsa indonesia mengenai diri dan tanah airnya sebagai negara kepulauan dengan semua aspek kehidupan yang beragam.

  • Menurut Lemhanas tahun 1999

Cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya yang berseragam dan bernilai strategis dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan wilayah dalam menyelengarakan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara untuk mencapai tujuan nasional.

  • Secara umum wawasan nusantara adalah cara pandang bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungannya berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 serta sesuai dengan geografi wilayah nusantara yang menjiwai kehidupan bangsa dalam mencapai tujuan atau cita-cita nasionalnya.

2) Faktor-faktor yang mempengaruhi wawasan nusantara

  1. Wilayah (geografi)

a. Asas Kepulauan (archipelagic principle)

Kata ‘archipelago’ dan ‘archipelagic’ berasal dari kata Italia yakni ‘archipelagos’. Akar katanya adalah ‘archi’ yang berarti terpenting, terutama dan ‘pelagos’ berarti laut atauwilayah lautan. Jadi archipelago adalah lautan terpenting. Istilah archipelago antara lainterdapat dalam naskah resmi perjanjian antara Republik Venezza dengan MichaelPalaleogus (1268) yang menyebutkan ‘arc(h) Pelego’yang maksudnya adalah ‘AigaiusPelagos’ atau laut Aigia yang dianggap sebagai laut terpenting oleh negara-negara yang bersangkutan kemudian pengertian ini berkembang tidak hanya laut Aigia tetapi juga termasuk pulau-pulau di dalamnya. Lahirnya asas archipelago mengandung pengertian bahwa pulau-pulau tersebut selalu dalam kesatuan utuh, sementara tempat unsur perairan atau lautan antara pulau-pulau berfungsi sebagai unsur penghubung dan bukan sebagai unsur pemisah.

b. Kepulauan Indonesia

Bagian wilayah Indische Archipel yang dikuasai Belanda dinamakan Nederandsch OostIndishe Archipelago. Itulah wilayah jajahan Belanda yang kemudian menjadi wilayahNegara Kesatuan Republik Indonesia. Sebagai sebutan untuk kepulauan ini sudah banyak nama yang dipakai yaitu ‘Hindia Timur’, ‘Insulinde’ oleh Multatuli, ‘Nusantara’,‘Indonesia’, ‘Hindia Belanda (Nederlandsch-indie)’ pada masa penjajahan Belanda. Nama Indonesia mengandung arti yang tepat, yaitu kepulauan India. Dalam bahasa Yunani, ‘Indo’ berarti India dan ‘nesos’ berarti pulau. Sebutan ‘Indonesia’ merupakan ciptaan ilmuwan J.R Logan dalam Journal of The IndianArchipelago And East Asia (1850). Sir W.E. Maxwell (seorang ahli hukum) juga memakainya dalam kegemarannya mempelajari rumpun melayu. Kata Indoneis semakin terkenal berkat peran Adolf Bastian, seorang etnolog yang menegaskan artikepulauan ini dalam bukunya Indonesien Order Die Inseln Des Malaysichen Archipels(1884 – 1889). Setelah cukup lama istilah itu hanya dipakai sebagai nama keilmuan, maka pada awal abad ke-20 perkumpulan mahasiswa Indonesia di Belanda menyebutdirinya sebagai ‘Perhimpunan Indonesia’. Berikutnya pada peristiwa Sumpah Pemudatanggal 28-10-1928 kata Indonesia di pakai sebagai sebutan bagi bangsa, tanah air danbahasa. Kemudian dipertegas lagi pada proklamasi kemerdekaan RI pada tanggal 17Agustus 1945, Indonesia menjadi nam resmi negara dan bangsa Indonesia sampaisekarang.

c. Konsep Wilayah Kelautan

Dalam perkembangan hukum laut internasional dikenal beberapa konsep mengenai kepemilikan dan penggunaan wilyah laut sebagai berikut :

· Res Nullius ? menyatakan bahwa laut itu tidak ada yang memilikinya.

· Res Cimmunis ? menyatakan bahwa laut itu adalah milik masyarakat dunia karena tidak dapat dimiliki oleh masing-masing negara. Mare Liberum ? menyatakan bahwa wilayah laut adalah bebas untuk semua bangsa.

· Mare Clausum (The Right and Dominion of The Sea) ? menyatakan bahwa hanya laut sepanjang pantai saja yang dapat dimiliki oleh suatu negara sejauh yang dapatdikuasai dari darat (kira – kira sejauh 3 mil).

· Archipelagic State Principles (asas negara kepulauan) ? menjadi dasar dalam konvensi PBB tentang hukum laut.

Saat ini konvensi PBB tentang hukum laut (United Nation Convention on the Law of the Sea-UNCLOS) mengakui adanya keinginan untuk membentuk tertib hukum dan samudera yang dapat mempermudah komunikasi internasional, mendayagunakan sumber kekayaan alam secara adil dan efisien, konservasi dan pengkajian sumber kekayaan hayatinya, serta perlindungan dan pelestarian lingkungan laut. Sesuai dengan hukum laut internasional, secara garis besar Bangsa Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki Laut Teritorial, Perairan Pedalaman, Zone Ekonomi Eksklusif dan Landasan Kontinen? Negara Kepulauan adalah negara yang seluruhnya terdiri dari satu atau lebih kepulauan dan dapat mencakup pulau-pulau yang lain. Laut Teritorial adalah satu wilayah laut yang lebarnya tidak melebihi 12 mil laut diukur dari garis pangkal, sedangkan garis pangkal adalah garis air surut terendah sepanjang pantai. Zone Ekonomi Eksklusif (ZEE), dimana tidak boleh melebihi 200 mil laut dari garis pangkal. Di dalam ZEE, negara yang bersangkutan memiliki hak kedaulatan untuk keperluan eksplorasi, ekploitasi, konservasi dan pengelolan sumberkekayaan alami hayati dari perairan. Landasan Kontinen suatu negara berpantai meliputi dasar laut dan tanah dibawahnya yang terletak di luar laut teritorialnya sepanjang merupakan kelanjutan alamiah wilayah daratannya.. Jaraknya 200 mil darigaris pangkal tau dapat lebih dari itu dengan tidak melebihi 350 mil, tidak boleh melebihi 100 mil dari garis batas kedalaman dasar laut sedalam 2500 m.

d. Karakteristik Wilayah Nusantara

Nusantara berarti Kepulauan Indonesia yang terletak di antara benua Asia dan benuaAustralia dan diantara samudra Pasifik dan samudra Indonesia, yang terdiri dari 17.508pulau besar maupun kecil. Kepulauan Indonesia terletak pada batas astronomi sbb:

Utara : ± 6°08’ LU

Selatan : ± 11°15’ LS

Barat : ± 94°45’ BT

Timur : ± 141°05’ BT

Jarak utara-selatan sekitar 1.888 Kemerdekaan, sedangkan jarak barat-timur sekitar5.110 Kemerdekaan. Luas wilayah Indonesia seluruhnya adalah 5.193.250 km², yangterdiri dari daratan seluas 2.027.087 km² dan perairan seluas 3.166.163 km².

2.Geopolitik dan Geostrategis

a. Geopolitik

Geografi mempelajari fenomena geografi dari aspek politik, sedangkan geopolitik mempelajari fenomena politik dari aspek geografi. Geopolitik memaparkan dasar pertimbangan dalam menentukan alternatif kebijakan nasional untuk mewujudkan tujuan tertentu.

· Pandangan ajaran Frederich Ratzel

Dalam hal-hal tertentu pertumbuhan negara dapat dianalogikan dengan pertumbuhan organisme yang memerlukan ruang lingkup, melalui proses lahir, tumbuh, berkembang, mempertahankan hidup, menyusut dan mati.

· Pandangan Karl Houshofer

Pemikiran Haushorfer di samping berisi paham ekspansionisme juga mengandung ajaran rasialisme, yang menyatakan yang menyatakan bahwa ras Jerman adalah ras paling unggul yang harus dapat menguasai dunia.

· Pandangan Ajaran Sir Walter Raleigh dan Alfred Thyer Mahan

Ajarannya mengatakan bahwa barang siapa menguasai laut akan menguasai “perdagangan”. Menguasai perdagangan berarti menguasai ”kekayaan dunia” pada akhirnya menguasai dunia.

· Pandangan Ajaran Sir Halfold Mackinder

Ajarannya menyatakan :barang siapa dapat menguasai “daerah jantung”, yaitu Eurasia (Eropa dan Asia), iaakan dapat menguasai “pulau dunia”, yaitu Eropa, Asia dan Afrika.

· Geopolitik Bangsa Indonesia

Pandangan geopolitik bangsa Indonesia yang didasarkan pada nilai-nilai Ketuhanan dan Kemanusiaan yang luhur dengan jelas dan tegas tertuang di dalamPembukaan UUD 1945. Bangsa Indonesia adalah bangsa yang cinta damai, tetapi lebih cinta kemerdekaan. Bangsa Indonesia menolak segala bentuk penjajahan, karenapenjajahan tidak sesuai denga peri kemanusiaan dan peri keadilan.

b. Geostrategi

Geostrategi adalah politik dalam pelaksanaan, yaitu upaya bagaimana mencapai tujuan atau sasaran yang ditetapkan sesuai dengan keinginan keinginan politik. Sebagai contoh pertimbangan geostrategis untuk negara dan bangsa Indonesia adalah kenyataan posisi silang Indonesia dari berbagai aspek. Posisi silang Indonesia tersebut dapat di rinci sebagai berikut :

1. Geografi : wilayah Indonesia terletak di antara dua benua, Asia dan Australia, serta antara samudra Pasifik dan samudra Hindia.

2. Demografi : penduduk Indonesia terletak di antara penduduk jarang di selatan (Australia) dan penduduk padat di utara (RRC dan Jepang)

3. Ideologi : ideologi Indonesia (Pancasila) terletak di antara liberalisme di selatan ( Australia dan Selandia Baru) dan komunisme di utara ( RRC, Vietnam dan KoreaUtara).

4. Politik : Demokrasi Pancasila terletak di antara demokrasi liberal di selatan dan demokrasi rakyat ( diktatur proletar) di utara.

5. Ekonomi : Ekonomi Indonesia terletak di antara ekonomi Kapitalis dan selatan Sosialis di utara.

6. Sosial : Masyarakat Indonesia terletak di antara masyarakat individualisme di selatan dan masyarakat sosialisme di utara.

7. Budaya : Budaya Indonesia terletak di antara budaya Barat di selatan dan budaya timur di utara.

8. Hankam : Geopolitik dan geostrategis Hankam (Pertahanan dan Keamanan) Indonesia terletak diantara wawasan kekuatan maritim di selatan dan wawasan kekuatan kontinental di utara.

3. Perkembangan Wilayah Indonesia dan Dasar Hukumnnya

a. Sejak 17-8-1945 sampai dengan 13-12-1957

Pada masa tersebut wilayah Negara Republik Indonesia bertumpu pada wilayah daratan pulau-pulau yang saling terpisah oleh perairan atau selat di antara pulau-pulau itu. Wilayah laut teritorial masih sangat sedikit karena untuk setiap pulau hanya ditambah perairan sejauh 3 mil disekelilingnya.

b. Dari Deklarasi Juanda ( 13-12-1957) sampai dengan 17-2-1969

Pada tanggal 13 Desember 1957 dikeluarkan Deklarasi Juanda dengan tujuan sebagai berikut:

1. Perwujudan bentuk wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang utuh dan bulat.

2. Penentuan batas-batas wilayah Negara Indonesia disesuaikan dengan asas Negara kepulauan (archipelagic state principles).

3. Pengaturan lalu lintas damai pelayaran yang lebih menjamin keselamatan dan keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

c. Dari 17-2-1969 (Deklarasi Landas kontinen) Sampai Sekarang Deklarasi tentang landas kontinen Negara RI merupakan konsep politik yang berdasarkan wilayah. Disamping di pandang pula sebagai upaya untuk mewujudkan pasal 33 ayat 3 UUD1945.

d. Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Pengumuman Pemerintah tentang Zona Ekonomi Eksklusif terjadi pada 21 Maret 1980. Batas ZEE adalah selebar 200 mil yang dihitung dari garis dasar laut wilayah Indonesia. Alasan-alasan yang mendorong sebagai berikut :

· Persediaan ikan yang semakin terbatas

· Kebutuhan untuk pembangunan nasional Indonesia

· ZEE mempunyai kekuatan hukum internasional

3) Unsur-unsur Dasar Wawasan Nusantara

1. Wadah

a. Wujud Wilayah

Batas ruang lingkup wilayah nusantara ditentukan oleh lautan yang di dalamnya terdapat gugusan ribuan pulau yang saling dihubungkan oleh perairan. Oleh karena itu Nusantara dibatasi oleh lautan dan daratan serta dihubungkan oleh perairan didalamnya. Setelah bernegara dalam negara kesatuan Republik Indonesia, bangsa indonesia memiliki organisasi kenegaraan yang merupakan wadah berbagi kegiatan kenegaraan dalam wujud suprastruktur politik. Sementara itu, wadah dalam kehidupan bermasyarakat adalah lembaga dalam wujud infrastruktur politik.

b. Tata Inti Organisasi

Bagi Indonesia, tata inti organisasi negara didasarkan pada UUD 1945 yang menyangkut bentuk dan kedaulatan negara kekuasaaan pemerintah, sistem pemerintahan, dan sistem perwakilan. Negara Indonesia adalah negara kesatuan yang berbentuk republik. Kedaulatan di tangan rakyat yang dilaksanakan sepenuhnya oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).
Sistem pemerintahan, menganut sistem presidensial. Presiden memegang kekuasaan bersadarkan UUD 1945. Indonesia adalah Negara hukum ( Rechtsstaat) bukan Negara kekuasaan ( Machtsstaat ).

c. Tata Kelengkapan Organisasi

Wujud tata kelengkapan organisasi adalah kesadaran politik dan kesadaran bernegara yang harus dimiliki oleh seluruh rakyat yang mencakup partai politik, golongan dan organisasi masyarakat, kalangan pers seluruh aparatur negara. Yang dapat diwujudkan demokrasi yang secara konstitusional berdasarkan UUD 1945 dan secara ideal berdasarkan dasar filsafat pancasila

2. Isi Wawasan Nusantara

Isi adalah aspirasi bangsa yang berkembang di masyarakat dan cita-cita serta tujuan nasional yang terdapat pada pembukaan UUD 1945. Untuk mencapai aspirasi yang berkembang di masyarakat maupun cita-cita dan tujuan nasional seperti tersebut di atas, bangsa Indonesia harus mampu menciptakan persatuan dan kesatuan dalam kebhinekaan dalam kehidupan nasional. Isi menyangkut dua hal yang essensial, yaitu:

a. Realisasi aspirasi bangsa sebagai kesepakatan bersama serta pencapaian cita-cita dan tujuan nasional.

b. Persatuan dan kesatuan dalam kebhinekaan yang meliputi semua aspek kehidupan nasional.

Isi wawasan nusantara tercemin dalam perspektif kehidupan manusia Indonesia meliputi :

a. Cita-cita bangsa Indonesia tertuang di dalam Pembukaan UUD 1945 yang menyebutkan :

· Negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur

· Rakyat Indonesia yang berkehidupan kebangsaan yang bebas

· Pemerintahan Negara Indonesia melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

b. Asas keterpaduan semua aspek kehidupan nasional berciri manunggal, utuh menyeluruh meliputi :

1. Satu kesatuan wilayah nusantara yang mencakup daratan perairan dan dirgantara secara terpadu.

2. Satu kesatuan politik, dalam arti satu UUD dan politik pelaksanaannya serta satu ideologi dan identitas nasional.

3. Satu kesatuan sosial-budaya, dalam arti satu perwujudan masyarakat Indonesia atas dasar “Bhinneka Tunggal Ika”, satu tertib sosial dan satu tertib hukum.

4. Satu kesatuan ekonomi dengan berdasarkan atas asas usaha bersama dan asas kekeluargaan dalam satu sistem ekonomi kerakyatan.

5. Satu kesatuan pertahanan dan keamanan dalam satu system terpadu, yaitu sistem pertahanan keamanan rakyat semesta (Sishankamrata).

6. Satu kesatuan kebijakan nasional dalam arti pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya yang mencakup aspek kehidupan nasional.

3. Tata Laku Wawasan Nusantara Mencakup Dua Segi, Bathiniah dan Lahiriah

Tata laku merupakan dasar interaksi antara wadah dengan isi, yang terdiri dari tata laku tata laku bathiniah dan lahiriah. Tata laku batiniah mencerminkan jiwa, semangat, dan mentalitas yang baik dari bangsa indonesia, sedang tata laku lahiriah tercermin dalam tindakan , perbuatan, dan perilaku dari bangsa Indonesia. Tata laku lahiriah merupakan kekuatan yang utuh, dalam arti kemanunggalan. Meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan pengendalian.
Kedua hal tersebut akan mencerminkan identitas jati diri atau kepribadian bangsa indonesia berdasarkan kekeluargaan dan kebersamaan yang memiliki rasa bangga dan cinta kepada bangga dan tanah air sehingga menimbulkan nasionalisme yang tinggi dalam segala aspek kehidupan nasional.

[+/-] Read More...